Kamu dan dia, dua pribadi yang sungguh berbeda
Jika di Ramadhan dua tahun lalu, Tuhan mempertemukan aku dengan "kamu" yang bergelimang materi, cenderung menuruti kata hati dan bergaya hidup bebas. Maka di lepas Ramadhan tahun ini, Tuhan mempertemukan aku dengan "dia", dia yang sederhana, dia yang harus menanggung beban derita hati dan pergulatan hidup yang membutuhkan kebesaran jiwa, dia yang tak punya apa-apa, bahkan semangat hidup pun seolah sudah tak ada di dirinya.
Bersama dia aku melihat sisi lain hidup manusia,yang tak selamanya berkawan dengan kebahagiaan dan sesuatu yang orang bilang keberuntungan. Dia yang sedang "jatuh" dalam masalah hidup yang rumit sebagai seorang manusia dewasa yang harus bertanggung jawab atas diri dan keluarga kecilnya yang terpaksa harus terberai karena ego manusia ( orang tua, pasangan dan diri nya sendiri ).
Dengan dia aku belajar untuk menjadi manusia yang sabar, penuh kasih dan penuh pengertian. Bahkan aku harus belajar berkorban untuk seseorang yang butuh pertolongan, meski tak pernah ku lihat dia secara nyata, meski tak pernah aku mengenal dia sebelumnya. Aku merasa, ketulusan ku sebagai manusia yang ingin membantunya di uji di sini, mengenal dia membawa ku bernostalgia lagi dengan masalah ekonomi yang bertahun lalu pernah ku alami. Betapa sulitnya hidup dalam kesulitan materi, meski uang bukan segalanya, tapi memang benar segalanya butuh uang. Hal yang sudah agak lama tak pernah lagi ku pikirkan dan ku rasakan, karena selama beberapa tahun belakangan ini aku tak pernah merasa kesulitan materi meski juga tak berlebihan atas apa yang kumiliki.
Tuhan...
Ketika pertama ku dengar segala kisahnya, hanya ada satu niat di hati ku : membantunya. Dengan apa yang aku bisa, dengan apa yang aku punya, tak pernah terlintas di hati ku niat yang lain. Semoga Engkau berkenan menjaga tulus niat ini, semoga Engkau berkenan memberi bimbingan Mu, kekuatan Mu, kemurahan hati Mu, agar dia mampu bangkit kembali dan menata hidupnya. Menciptakan sendiri bahagia yang di impikannya bersama orang-orang terkasihnya. Aku hanya ingin melihat dia sukses dan bahagia, semoga itu bukan lah keinginan yang berlebihan.
Tuhan...
Di setiap doa yang kupanjatkan untuk dia, semoga Engkau berkenan mengabulkannya, karena berdoa untuk kebaikan dan kebahagiaannya adalah caraku membantunya dan menyayanginya.
Catatan kecil di penghujung Februari
Untukmu Pa D. I. H.
NB : Sekarang semua tugasku tlah usai, tlah kau raih impian mu untuk berbahagia bersama keluarga kecilmu. Rupanya Tuhan tlah mengabulkan doa ku di penghujung Ramadhan lalu.
Selamat berbahagia... Pa.
Blog yang saya buat untuk menuangkan segala cerita kehidupan dan apa yang saya lihat saya dengar dan saya rasakan.
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Oktober 2017
Kamis, 25 Februari 2016
Satu langkah awal menuju jutaan langkah berikutnya
Semua Karena... Kamu.
Tiga bulan lebih kita saling mencoba mengenal diri kita masing - masing, begitu banyak hal baru yang ku pelajari. Banyak kata-katamu yang manis melambungkan hatiku namun tak sedikit pula kata-katamu yang bikin panas dan sebel di hati. Diantara sekian banyak kata-katamu yang paling berkesan di hatiku adalah : Don't waste your younger age for nothing !
Yeah... I know what you mean... Hidup nyaman bersama orang yang sudah berumur, mapan dan nerimo membuat aku berusaha mengubur dan melupakan cita-cita dan impian ku sendiri. Hidupku telah di isi oleh rutinitas seperti orangtua kita jaman dulu : bekerja, mengurus anak, mengurus suami dan mengurus diri sendiri. Aku tak lagi seperti anak muda yang bebas di luar sana, di belakangku ada keluarga yang harus ku pikirkan jika aku ingin melakukan sesuatu.
Namun mestinya itu tidak berarti aku tidak bisa terus menjaga sinar impian ku agar tak meredup bahkan padam, aku masih bisa terus menjaganya tetap bersinar indah bahkan mewujudkannya satu demi satu dan akan lebih bagus lagi bila dapat ku wujudkan bersama keluarga tercinta ku. Pernah terlintas dalam pikiran ku, andaikan aku masih sendiri dan dipertemukan denganmu mungkin kita bisa menjadi couple traveler kompak yang gokil abiss dan menikmati indahnya, suka duka nya dan romantis nya traveling berdua dengan orang tersayang. Oh My God...! It's impossible, ya kan ?
Dan sekarang langkah pertama sudah ku ambil, passion ku untuk pergi jalan-jalan ke luar negeri dan melihat sisi lain dari dunia ini, melihat dan belajar banyak hal, mengenal banyak jiwa di luar sana akan ku wujudkan dari sini. Mengurus paspor adalah langkah awal yang ku pilih untuk menjadi langkah pertama menuju mimpiku, dan ...
Setelah ini, time to make a plan. My dream destination : Singapore... wait for me... !
Aaah... seandainya saja kita bisa pergi bersama.... ( ha..! ngayal lagi.. stop that..! hehehe...)
Tiga bulan lebih kita saling mencoba mengenal diri kita masing - masing, begitu banyak hal baru yang ku pelajari. Banyak kata-katamu yang manis melambungkan hatiku namun tak sedikit pula kata-katamu yang bikin panas dan sebel di hati. Diantara sekian banyak kata-katamu yang paling berkesan di hatiku adalah : Don't waste your younger age for nothing !
Yeah... I know what you mean... Hidup nyaman bersama orang yang sudah berumur, mapan dan nerimo membuat aku berusaha mengubur dan melupakan cita-cita dan impian ku sendiri. Hidupku telah di isi oleh rutinitas seperti orangtua kita jaman dulu : bekerja, mengurus anak, mengurus suami dan mengurus diri sendiri. Aku tak lagi seperti anak muda yang bebas di luar sana, di belakangku ada keluarga yang harus ku pikirkan jika aku ingin melakukan sesuatu.
Namun mestinya itu tidak berarti aku tidak bisa terus menjaga sinar impian ku agar tak meredup bahkan padam, aku masih bisa terus menjaganya tetap bersinar indah bahkan mewujudkannya satu demi satu dan akan lebih bagus lagi bila dapat ku wujudkan bersama keluarga tercinta ku. Pernah terlintas dalam pikiran ku, andaikan aku masih sendiri dan dipertemukan denganmu mungkin kita bisa menjadi couple traveler kompak yang gokil abiss dan menikmati indahnya, suka duka nya dan romantis nya traveling berdua dengan orang tersayang. Oh My God...! It's impossible, ya kan ?
Dan sekarang langkah pertama sudah ku ambil, passion ku untuk pergi jalan-jalan ke luar negeri dan melihat sisi lain dari dunia ini, melihat dan belajar banyak hal, mengenal banyak jiwa di luar sana akan ku wujudkan dari sini. Mengurus paspor adalah langkah awal yang ku pilih untuk menjadi langkah pertama menuju mimpiku, dan ...
Setelah ini, time to make a plan. My dream destination : Singapore... wait for me... !
Aaah... seandainya saja kita bisa pergi bersama.... ( ha..! ngayal lagi.. stop that..! hehehe...)
Sabtu, 02 Agustus 2014
Hati - hati dengan keinginan, pikiran dan doamu pada Tuhan
Sebuah catatan pribadi selepas Ramadhan
......................................................................................... ( censored )
Okay... Good Bye.
Good bye Dear J...
I wish you always for the best and happiness in all your life...
You are one of my precious memory...
Best wishes from East Java, Indonesia to Abu Hamour, Qatar only for you...
Your sweet Ismi
In memoriam my died feeling for Mr. J.S. Al Danish
My Broken heart steps :
Pain... Sorrow... and Sad...
Numb.. Numb... dand Numb...
Wise...Free... and Happy...
......................................................................................... ( censored )
Okay... Good Bye.
Good bye Dear J...
I wish you always for the best and happiness in all your life...
You are one of my precious memory...
Best wishes from East Java, Indonesia to Abu Hamour, Qatar only for you...
Your sweet Ismi
In memoriam my died feeling for Mr. J.S. Al Danish
My Broken heart steps :
Pain... Sorrow... and Sad...
Numb.. Numb... dand Numb...
Wise...Free... and Happy...
Kamis, 26 Desember 2013
Selangkah demi selangkah
Bromo: sebuah keinginan yang terwujud
Setelah ngos-ngosan naik gunung dan joget dangdut semalam suntuk, sekarang waktunyaaaa.... basah-basahan dan memacu adrenalin ber arung jeram! Songa... It's amazing....!
Bromo Part 2 :
Sekitar 2 tahun yang lalu, ketika baru saja menuliskan catatan perjalanan dari Sarangan aku kembali merangkai cita dan menuliskannya pula di blog ini bahwa setelah ini the next destination is Bromo. Sudah lama aku ingin datang ke gunung cantik ikon pariwisata Jawa Timur ini, namun belum kesampaian juga. Akhirnya setelah impian yang terpendam itu kugali kembali, aku menemukannya dan voila! Aku sudah berada di sana. Meski belum sempat melihat sunrise karena kendala jadwal, namun sudah berhasil menyeberangi lautan pasirnya yang luar biasa dan menaiki tangga ke puncaknya yang menguras tenaga, akhirnya aku pun berhasil melihat kawah indah yang selalu berselimut asap tipis beraroma belerang, satu dari impianku kesana: melihat kawahnya dan menyaksikan indahnya matahari terbit di puncak Bromo.
Thanks God! Satu lagi impianku terwujud, yang semula tak pernah kubayangkan, tak pernah ku tahu bagaimana caranya dan kapan aku bisa ke sana, karenaMu lah semua terwujud dengan begitu mudahnya. Seperti mimpi rasanya.
Sepulang dari sana, aku berjanji dalam hatiku, aku akan datang lagi Bromo bersama keluargaku. Untuk mewujudkan setengah dari impianku ketika aku ingin datang padamu, melihat indahnya dunia saat sang mentari merambat naik di balik punggungmu, menyinari mega menghalau kabut.
Semoga...
Daaaan.... long weekend di bulan November kemarin Bromo part II terwujud sudah...! Yeah...! I did it...
Bahkan aku gak cuma pergi sama keluarga ku aja tapi juga keluarga baruku, teman-teman baruku. Wow... Luar biasa...! Tapi sayang... kali ini pun sunrise belum mengijinkan aku untuk mengabadikannya dalam memory card dan memori hidupku. Oh My God...! Bromo macet gila-gilaan mulai dari bawah sampek pintu masuk retribusi... Ampun deh... tertahan di depan pintu masuk sampek 2 jam. Hingga sunrise pun akhirnya pergi meninggalkan kami untuk menyapa dunia...
Kecewa memang... Tapi tak apa... masih sempat berpose sambil bermandikan cahaya keemasan mentari pagi Bromo, merasakan rally Paris Dakkar ala Bromo saat menuju bukit teletubbies yang saat itu gersang dan merasakan terdampar di gurun antah berantah di lautan pasir berbisik... Well... Cukup berkesan lah.
Aku akan datang lagi Bromo... Untuk menikmati secercah cahaya fajar yang kan kau persembahkan bagi dunia..Sunrise Bromo I'll come to you...! :-*
Setelah itu.... Bersiap untuk perjalanan selanjutnya... Mmm... Ke mana yaa? Solo, Batam, Singapura, Korea, France, Spain, Norway, Sweden, Britain, dan lain-lain... Hadeeew... buanyak amat yak. Semoga tercapai satu demi satu deh, karena satu dari sekian cita-citaku adalah berkeliling dunia melihat sisi lain sebuah negeri bahkan hingga ketika masa pensiun ku tiba nanti. Aku berharap itu justru melancarkan mimpi dan cita-cita ku keliling dunia... Aamiin...
Oke... Semangat !!
Bromo Part 1 & 2. Enjoy some of the pics... ;-)
Bromo Part 1 :
Daaaan.... long weekend di bulan November kemarin Bromo part II terwujud sudah...! Yeah...! I did it...
Bahkan aku gak cuma pergi sama keluarga ku aja tapi juga keluarga baruku, teman-teman baruku. Wow... Luar biasa...! Tapi sayang... kali ini pun sunrise belum mengijinkan aku untuk mengabadikannya dalam memory card dan memori hidupku. Oh My God...! Bromo macet gila-gilaan mulai dari bawah sampek pintu masuk retribusi... Ampun deh... tertahan di depan pintu masuk sampek 2 jam. Hingga sunrise pun akhirnya pergi meninggalkan kami untuk menyapa dunia...
Kecewa memang... Tapi tak apa... masih sempat berpose sambil bermandikan cahaya keemasan mentari pagi Bromo, merasakan rally Paris Dakkar ala Bromo saat menuju bukit teletubbies yang saat itu gersang dan merasakan terdampar di gurun antah berantah di lautan pasir berbisik... Well... Cukup berkesan lah.
Aku akan datang lagi Bromo... Untuk menikmati secercah cahaya fajar yang kan kau persembahkan bagi dunia..Sunrise Bromo I'll come to you...! :-*
Setelah itu.... Bersiap untuk perjalanan selanjutnya... Mmm... Ke mana yaa? Solo, Batam, Singapura, Korea, France, Spain, Norway, Sweden, Britain, dan lain-lain... Hadeeew... buanyak amat yak. Semoga tercapai satu demi satu deh, karena satu dari sekian cita-citaku adalah berkeliling dunia melihat sisi lain sebuah negeri bahkan hingga ketika masa pensiun ku tiba nanti. Aku berharap itu justru melancarkan mimpi dan cita-cita ku keliling dunia... Aamiin...
Oke... Semangat !!
Bromo Part 1 & 2. Enjoy some of the pics... ;-)
Bromo Part 1 :
Rehat di SPBU Sukapura... Manfaatin kesempatan buat mejeng dulu aaah... ;-)
Bergaya di tepi lautan pasir Bromo... Azeek..azeek..!
Separuh perjalanan menuju puncak Bromo. Narsis dulu sambil tarik napas... Fiiuuuh...
Akhirnyaaa... Sampai juga ke puncak Bromo... Suejuk looo... :-)
Ini dia kawah Bromo yang terkenal itu.Hmm ...ngeri juga sih ngebayangin gimana kalo kecemplung...
Habis naik gunung... sekarang waktunya joget dangdut... tarik maaangg...:-D
Setelah ngos-ngosan naik gunung dan joget dangdut semalam suntuk, sekarang waktunyaaaa.... basah-basahan dan memacu adrenalin ber arung jeram! Songa... It's amazing....!
Bromo Part 2 :
Lautan pasir di pagi hari
Mentari pagi Bromo
Bermandi cahaya pagi
Gunung Batok dilihat dari lautan pasir
Berasa kayak desert safari di negeri gurun pasir... :-)
Terdampar...
Lukisan pasir
Merah merah
Di antara ilalang bukit Teletubbies...
Rabu, 27 Februari 2013
Mimpi dan Rencana
Goresan Mimpi dan Rencana di 2013
Tak terasa bulan kedua di tahun 2013 ini hampir berlalu meninggalkan indahnya masa bulan madu dengan si tahun baru, saatnya menyiapkan langkah, menyusun mimpi, cita-cita dan menjalankan rencana yang belum sempat terlaksana atau pun yang memang ingin dilaksanakan di tahun ini. Aku pun ingin merangkai angan, mimpi dan cita-citaku yang mungkin tak seberapa. Aku ingin menuliskan apa yang ingi kuraih, kuwujudkan ataupun mulai kurancang untuk hari-hariku mendatang, sebagai orang yang telah berumah tangga tentu saja apapun yang kulakukan, keluarga adalah yang utama dan menjadi bagian dari segala rencana dan cita-citaku.
Sebenarnya banyak sekali yang ingin ku wujudkan dan kulakukan di tahun ini, andaikan benar ada kantong ajaib nya Doraemon, aku pengen pinjam sebentar untuk mewujudkan segala cita dan rencanaku... :-)
1. Menabung yang buanyak buat masa depan keluarga, insyaalloh mulai kurintis... :-) Semoga sukses ya!
2. Mewujudkan kebebasan finansial yang sebenar-benarnya ( halah apa sih bahasanya kok tinggi banget? hehehe... ada deh )
3. Ini yang terakhir dan yang paling mendesak serta paling puenting bin darurat : RENOVASI RUMAH, mau make over semuanya dari depan sampek belakang. Pokoknya make up habis-habisan from head to toe deh... Bukan biar tampak keren dilihat tapi karena memang sudah jadi kebutuhan dan bukan semata karena keinginan.
Rumah warisan Pak e dan Mak e sudah bertahun-tahun tetap begitu-begitu saja, jendela rumah semuanya
lapuk dan kusam , lantai semen merah tempo doeloe, jendela bekas ruang tamu juelek bgt dan menambah suram pemandangan, eternit tambal sulam, koridor belakang eternitnya jebol karena jadi arena pertempuran para kucing tersayang, TV jaman jepang juga masih dipakeee aja, mana tembok ruang belakang prothol semua, toilet satu aja bikin hati merana, spons kursi puuun...jebol pula. Hadeuuuh buanyak banget deh kalau mau sensus satu-satu apa saja yang urgen untuk dibenahi, dan ini sudah jadi KEBUTUHAN.Ya Alloh.... Mugi pikantuk kanugrahaning Gusti kang Murbeng jagad, Mugi Gusti Alloh kersa paring rejeki. Smoga Alloh berkenan memberi rejeki yang cukup agar bisa segera merawat amanah yang telah diberikan pada kami. Andaikan bisa tuntas tahun ini, ya Alhamdulillah...
Tidak perlu mewah, tidak harus megah, cukuplah kiranya bila dapat menjadi tempat berteduh yang nyaman untuk seluruh keluarga. Rumah yang hangat dengan kasih sayang, yang penuh warna cinta, dan indah memendarkan cahaya kasih sayang.
That's our home sweet home...!
Semoga....
Senin, 31 Desember 2012
Senandung Doa di Awal Tahun Baru
Ya Alloh Yang Maha Pemurah…
Di keheningan malam ini…
Kutadahkan tanganku kehadiratMu,kuhadapkan wajahku padaMu
Dan ku curahkan segala isi
hatiku
Terimakasih atas segala
karuniaMu di tahun yang kan
segera berganti ini
Terima kasih atas segala
bimbingan yang tlah Kau berikan di sepanjang usia kami
Terima kasih…
Karna tlah Kau hapuskan
segala air mata, luka hati, kemarahan, kebencian dan kekecewaan di penghujung tahun ini
Terima kasih…Kau juga tlah
curahkan bahagia di sela hari-hari kami
Trima kasih…
Kau masih beri kami
kesempatan menghirup udara bumi, menikmati cerah mentari dan menatap mendung melingkung
pembawa tetes hujan rahmatMu
Kini…
Di malam pergantian tahun
ini ku senandungkan doa kehadiratMu
Bagi keselamatan, keberkahan
dan kebaikan hidup kami di tahun mendatang
Ya Alloh… Ya Robb…
Semoga di tahun depan
Engkau berkenan menjadikan kami hambaMu yang lebih baik
Menjadi hambaMu yang
semakin ingin dekat denganMu, menjadi kekasihMu
Meski kami berkalang dosa
jangan Kau palingkan wajahMu dari kami Ya Robbi…
Ya Alloh… Ya Rohman … Ya
Rohim…
Sayangi lah kami, susupkan
ke dalam relung kalbu kami pendaran cahaya kasih sayangMu
Agar hati kami senantiasa
diliputi oleh kasih sayang, kemesraan, kebersamaan, kekuatan dan kemampuan
untuk menjaga butir-butir janji luhur hingga berakhirnya umur
Semoga kami mampu mengatasi
segala rintangan, kesulitan dan “bujuk rayu” yang menyesatkan
Semoga kami mampu menjadi
anak yang berbakti, manusia berbudi dan orang tua penuh kasih sayang yang mampu
menjaga segala yang Kau amanahkan
Ya Alloh… Yang Maha
Pemurah…
Lapangkanlah jalan rezeki
kami, karuniakanlah kepada kami rezeki yang barokah, yang halal dan thoyib bagi
kemaslahatan hidup kami dan orang-orang terkasih di sekeliling kami…
Ya Alloh pemilik hati kami…
Setelah melewati tahun yang
penuh ujian semoga di tahun depan kami lebih mampu lagi menghadapi riak dan
gelombang lautan kehidupan
Semoga kami mampu memetik
mutiara hikmah dari semua karuniaMu kepada kami
Semoga dengan ini kami
punya fikir sebening embun, hati seluas samudera dan seputih kapas tak bernoda
Semoga Engkau berkenan
mengabulkan doa kami, meski kami telah begitu banyak meminta dan tak malu untuk
terus meminta, meski sesudahnya kami pun tak pandai berterima kasih.
Ya Alloh…
Kabulkanlah permohonan
kami…
Aamiin… Ya Robbal alaamiin…
Happy New Year 2013....Yeah.. Wish me luck !
pic: anneahira.com
Rabu, 26 Desember 2012
Selamat Tinggal Duka Selamat Datang Bahagia
Mengakhiri tahun 2012 ini, ada banyak hal yang patut disyukuri dan ada hal yang perlu menjadi bahan introspeksi. Alhamdulillah... Puji syukur kehadiratMu Ya Alloh, segala kerumitan soal kehidupan yang kau ujikan padaku sudah menemukan jawabannya, semua karnaMu Ya Robb. Semoga segala kesedihanku, kecewaku dan airmataku terhapus bersama berlalunya tahun 2012 dan berganti dengan kebaikan dan kebahagiaan yang Kau anugrahkan pada kami di tahun depan.
Di penghujung tahun 2012 ini Ya Alloh kutulis doa kepadaMu, ku layangkan tulisan doa ini ke langit ke tujuh dengan buku harian dari dunia maya ini. Karena ia melayang di awang-awang sana aku berharap semoga bersamanya doaku cepat tersampaikan.
Ya Alloh... Bantu aku, agar aku mampu "ngemong" hatiku, "angon" perasaanku agar tidak mudah terombang-ambing oleh angin yang datang bertubi-tubi. Hatiku kini bagaikan lautan yang luas dengan riak ombaknya yang berkejaran, pabila angin sepoi bertiup maka ia hanya berupa alun yang mengambang di tepian. Tapi bila angin bertiup kencang ia bagaikan ombak bergulung yang ingin menerjang segala apa yang diterpanya. Aku tidak mau seperti itu, aku ingin punya hati seluas samudera namun tenang bagaikan telaga yang jernih di kaki gunung.
Ya Alloh... Di tahun mendatang dengan semakin bertambahnya usia semoga semakin bertambah pula kedewasaanku, kebijaksanaan, kesabaran, pengertian dan rasa kasih sayangku. Jadikan aku manusia yang lebih baik dari kemarin, jadikan aku hambaMu yang beriman dan beramal sholeh. Aamiin...
Minggu, 11 November 2012
Mengejar Target
Sudah beberapa tahun belakangan ini aku mencoba membuat resolusi atau apalah itu namanya tiap kali tahun baru datang menjelang. Aku berusaha menentukan apa-apa yang ingin kuwujudkan di tahun yang akan datang, beberapa yang kuingat waktu itu tahun 2009 badanku terasa gemuk banget dan tidak nyaman ( kaki ngilu, cepet lelah dan lamban kayak siput ) aku pasang target harus bisa menurunkan berat badan, langsing, dan bugar. Ketika uang tabungan habis tak bersisa pasang target harus bisa menabung lagi dsb...dsb...
Karena badan kalau sudah kadung gemuk susah buat ngurusin lagi targetku baru bisa hampir tercapai setelah 3 tahun kemudian alias tahun 2012 ini.. hadeuuuh... lama buanget yak! Memang, karena aku juga gak ngoyo, olahraga santai diet santai yang penting berat badan turun bertahap dan stabil terus karena aku bukan cuma mau pelangsingan saja tapi juga merubah gaya hidup yang tidak sehat. Dulu aku selalu menulis semua rencana dan cita-cita yang ingin kucapai di buku kecil yang kubawa kemana-mana, agar aku selalu melihatnya dan mengingatkanku akan cita-citaku itu. Kini, di era digital ini aku ingin menuliskan cita-cita dan impianku di blog pribadiku ini. Biar saja orang yang kebetulan membacanya menganggap ini norak atau lebay ( masalah buat lo! ) ini adalah caraku untuk menjaga langkahku agar tetap pada jalan cita-citaku, agar aku tidak ngalor ngidul semauku.Heheheh...
Lagipula kata si Barbie dalam film Barbie diary bila kita menuliskan impian kita maka ia akan terwujud. Aamiin...
Di jelang penghujung tahun ini, ada hal-hal yang ingin dan HARUS kulakukan. Hal-hal yang menjadi target dan impianku:
1. Short term target :
a. WALIMATUL KHITAN ( Melaksanakan kewajibanku sebagai orangtua kepada anak )
b. HEALTH TREATMENT ( Surgery for save my life )
2. Mid term target :
a. Renovasi dan perawatan amanah almarhum orangtua
b. Mulai menabung untuk mewujudkan mimpi pribadiku, biaya pendidikan anak dsb.
3. Long term target : Berhaji bersama orang yang kusayangi.
Semoga apa yang menjadi impian-impianku adalah apa yang memang dipilihkan Alloh sebagai hadiah untukku atas segala kesulitan hidup yang selama ini harus kulewati. Aamiin....
Fighting!!
NB:
Belum lagi tulisan ini kuposting, alhamdulillah 1 short term targetku sudah tercapai ( health treatment ) Terima kasih Ya Alloh... it feels like a magic ! Tak pernah kubayangkan darimana uangnya bagaimana prosesnya. Semua tersedia dan terjadi begitu cepatnya hanya dalam hitungan 1 minggu, jika bukan karena campur tangan Tuhan, rasanya tak mungkin.
Ketika angan dan impian dituangkan dalam tulisan, sepertinya ia menjelma seolah peta penunjuk jalan apa yang harus dilakukan, jalan mana yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Mungkin begitulah yang saat ini terjadi, karena kutuliskan apa yang perlu dan harus kulakukan, aku jadi tahu kemana aku harus menuju.
NB:
Belum lagi tulisan ini kuposting, alhamdulillah 1 short term targetku sudah tercapai ( health treatment ) Terima kasih Ya Alloh... it feels like a magic ! Tak pernah kubayangkan darimana uangnya bagaimana prosesnya. Semua tersedia dan terjadi begitu cepatnya hanya dalam hitungan 1 minggu, jika bukan karena campur tangan Tuhan, rasanya tak mungkin.
Ketika angan dan impian dituangkan dalam tulisan, sepertinya ia menjelma seolah peta penunjuk jalan apa yang harus dilakukan, jalan mana yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Mungkin begitulah yang saat ini terjadi, karena kutuliskan apa yang perlu dan harus kulakukan, aku jadi tahu kemana aku harus menuju.
Rabu, 10 Oktober 2012
SADARILAH WAHAI PARA WANITA ! ( Part II )
Menjelang
1 tahun peringatan wafatnya teman kami tercinta Dewi Fajar Suryani
Kemarin,
kuteteskan kembali airmataku di iringi lantunan ayat-ayat Al Qur’an di hadapan
Sang Maha memiliki segalanya. Tiga tahun telah berlalu sejak dokter mendiagnosa
ada banyak tumor dan kista di kedua payudaraku. Sedih, tak terkira rasa hatiku,
ada begitu banyak perasaan campur aduk di dalam anganku. Ternyata setelah 2
kali operasi tumor di kedua payudaraku tak menjamin bahwa aku bebas dari
cengkeraman tumor dan kista ini. Dulu aku protes pada Tuhan, kenapa semua ini
terjadi padaku? Begitu besarnya kah dosaku atau karena begitu sayangnya kah
Engkau padaku? Dan yang paling membuatku sedih adalah menggambarkan bagaimana
rasa hati suamiku, sepanjang hidupnya berumah tangga bersamaku rasanya tak
pernah ia bisa menggunakan materi yang di dapatnya untuk mewujudkan impiannya
sendiri. Hampir semuanya habis untuk membantuku mengupayakan kesembuhanku.
Bahkan aku makin sedih ketika melihat anakku, Ya Allah tolong bantu kami menjaga
dia, beri kami rezeki dan kemampuan agar dia dapat sekolah dan hidup layak
seperti anak-anak lainnya, meski uang yang dipunya orangtuanya tak bisa
sepenuhnya untuk mengasuhnya.
Namun
seiring waktu kini aku mulai bisa menerima kenyataan ini, aku mencoba positif
thinking pada Allah, segala dera masalah dan penyakit yang kualami semua telah
ditakar sesuai dengan kemampuanku. Bila aku punya penyakit dan masalah
“aneh-aneh” dari sejak mula berumah tangga hingga kini 13 tahun mengarungi
biduk rumah tangga, mungkin Allah ingin agar aku mengoptimalkan potensi di dalam
diriku, bahwa sebenarnya aku bisa lebih bijaksana, lebih kuat, sabar dan tabah
menjalani hidupku. Ada
kekuatan besar dalam diriku yang belum termunculkan yang ingin diasah oleh
Allah agar aku menjadi pribadi yang kuat dan cemerlang bagai berlian. Mungkin
aku adalah seruas bambu yang harus dipisahkan dari rumpunnya, harus dipotong
kaki-kakinya dan dilubangi dadanya agar menjadi serunai yang bersuara merdu.
Bila menengok kembali ke masa lalu ku, ibarat
anak burung di usia belia aku sudah harus terbang meninggalkan sarang menaklukkan
kerasnya kehidupan membentuk rumah tangga baru bersama suamiku dan anakku yang
masih bayi,bertiga kami menyewa dan tinggal di belakang rumah orang yang dibuat
untuk kamar kontrakan, di tengah lautan kehidupan yang penuh gelombang masalah
aku harus mengalami sakit dan harus operasi tumor payudara yang pertama, berdua
suamiku dengan kondisi ekonomi pas-pasan dan tanpa dukungan dari orangtua kami
berjuang bersama. Selesai sampai di situ? Tidak. Ketika hidup sedikit lebih
baik aku kembali harus operasi tumor di payudara untuk kedua kalinya. Duh Gusti....
di perantauan kami berjuang, dengan ridhoMu lah akhirnya kami bisa melewati
segala pahit manis kehidupan ini.
Setelah
operasi yang kedua kalinya ini, aku merasa sehat-sehat saja dan tak pernah
menyangka ternyata tumor dan kista ini masih tetap “menyayangiku” hingga ia tak
jua mau pergi dariku sampai saat ini. Belajar dari pengalaman masa lalu karena
tindakan operasi yang tak tuntas, aku memutuskan untuk menjalani USG dulu untuk
memastikan berapa banyak benjolannya agar bila harus operasi lagi bisa diangkat
tuntas semua tumor dan kista ini. Aku memilih konsultasi di Rumah Sakit
Onkologi Surabaya di Perumahan Araya Galaksi Bumi Permai Surabaya. Hasilnya ada sekitar tujuh tumor
dan kista di kedua payudaraku, bibirku tersenyum ketika dokter memberitahukan
hasilnya tapi mataku tak bisa berdusta, aku sedih tentu saja. Dokter memintaku
untuk bersabar, semua ini ujian dari Tuhan dan menyarankan aku agar operasi
meski tak harus buru-buru, di sini bisa kata dokternya, berapa biayanya? 12
juta 200 ribu tanpa menginap, aku maklum karena ini rumah sakit swasta dan
spesialis.
Ya Allah…. Aku pilih menundanya sampai batas waktu yang tak kutahu
pasti kapan. Uang segitu amat besar buatku yang hanya pegawai negeri rendahan, dan
aku tak mau merepotkan ibuku dan membuatnya sedih, ku bilang pada dokternya aku
belum siap mental dan materi kalau harus operasi lagi, lalu dokter menyarankan
aku kembali 1 tahun lagi untuk memantau perkembangannya. Begitu seterusnya
hingga terakhir kali kedatanganku aku harus datang 6 bulan lagi. Setelah itu kulanjutkan lagi hidupku dan kucoba melupakan kegalauanku, aku tersenyum, aku tertawa dan bernyanyi menjalani hari-hariku, setiap teman yang bertanya bagaimana dengan sakitku? Ku jawab aku baik-baik saja, tidak ada masalah meski dalam hatiku was-was dan gelisah.
Kini
3 tahun sudah aku menundanya, namun kesiapan materi tak jua kunjung ku capai,
begitu banyak hal dalam hidupku yang menguras tabunganku, masalah demi masalah
menghampiri. Yah… hidup itu sendiri juga sudah masalah, jadi ya… jangan hidup
kalau nggak mau punya masalah begitu kata orang. Hingga kini doaku senantiasa
agar Allah memberikanku kesempatan untuk berikhtiar bagi kesembuhanku dari segala
penyakit ini, sebelum semua menjadi semakin buruk dan terlambat, semoga Allah
berkenan memberi kemudahan dan kelancaran bila aku harus bertaruh nyawa di meja
operasi lagi, semoga keluargaku dan orang-orang yang kusayangi tabah dan sabar
mendampingiku, dan mereka memaafkanku karena telah merepotkan mereka di
sepanjang masa kecil hingga dewasaku.
Yang
membuatku bangkit dan bersemangat kembali mengupayakan kesembuhanku adalah karena akhir-akhir
ini sudah 2 kali aku bermimpi didatangi Mbak Dewi teman terkasihku yang telah
mendahului kami semua menghadap sang pencipta, ia datang dan berterima kasih
padaku, aku tak tahu apa maksudnya, tapi bagiku ia seolah mengingatkanku bahwa
aku harus segera bertindak sebelum semua terlambat dan sia-sia. Karena dia
adalah salah satu korban keganasan dari kanker payudara yang tak mendapat
tindakan yang selayaknya bagi penyakit mematikan itu dan tidak segera ditangani
secara medis karena lebih memilih pengobatan alternatif. Lalu ketika kulihat anak semata wayang ku, aku benar-benar seperti mendapat dorongan yang kuat untuk sembuh, agar aku bisa mendampinginya hingga dewasa, dan mendidiknya. Agar aku bisa memberi kasih sayang kepadanya sebesar-besarnya dan kami punya banyak hal indah untuk dikenang bersama-sama.
Begitu
dahsyatnya dampak fisik, psikologis dan materi dari penyakit kanker ini bagi
kehidupan seorang manusia, khususnya kanker payudara maka rasanya wajib
hukumnya bagi wanita untuk SADARI ( memerikSA payuDAra sendiRI) sehingga bila
terasa ada keanehan pada payudaranya bisa segera diketahui.
Semoga
engkau bahagia di sana
ya mbak, semoga Allah menempatkanmu di tempat yang mulia disisiNya. Aamiin… Aamiin... Ya
Robbal alaamiin… We'll always love you…..

Jumat, 20 Juli 2012
MARHABAN YAA... RAMADHAN....
Selamat datang kembali bulan mulia.... Yaayy...We miss you already!
Mari kita antri dengan tertib, karena semua pasti kebagian.Gak usah puyeng mikirin BBM, Enjoy aja....
Karena bulan ini ada BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)
mari kita PREMIUM (Prei Makan dan Minum)
serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan
MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)
serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)
Selamat berpuasa.....
![]() |
| pict.from islamicstyle.info |
Mari kita antri dengan tertib, karena semua pasti kebagian.Gak usah puyeng mikirin BBM, Enjoy aja....
Karena bulan ini ada BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)
mari kita PREMIUM (Prei Makan dan Minum)
serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan
MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)
serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)
Selamat berpuasa.....
Sabtu, 02 Juni 2012
( Bukan ) Hobi Baru
Ini cerita tentang CLBK..
Eits.. ini bukan cerita tentang pacaran loh... ini cerita tentang hobi saya yang benar-benar ( bukan ) baru... Apa sih maksudnya? Dulu, 4 tahun lalu saya pernah tertarik menanam anggrek. Bukan buat gaya-gayaan sih, tapi karena saya suka dengan keindahannya dan ingin ikut melestarikan puspa pesona Indonesia. Agar bunga cantik itu tetap lestari sepanjang masa. Kata orang sih anggrek itu bunganya orang yang kelebihan duit, karena harganya memang mahal-mahal, tapi asalkan masih terjangkau kantong saya beli. Sebagai pemula saya awali dengan bunga dewasa yang sudah berbunga dan dari yang murah-murah saja, takut kalau mati dan saya menyesal karena sudah membobol dompet saya. Saya berhasil mengoleksi 8 jenis anggrek : 6 dendrobium aneka warna dan 2 phalaenopsis putih dan ungu.
Bagi pemula yang awam, ternyata memang penuh was-was dan deg-degan, takut salah memberi pupuk, takut salah menyiram, takut salah menempatkan dan segudang takut salah yang lainnya. Setiap hari pagi dan sore, saya selalu menyempatkan diri memelototi anggrek-anggrek saya. Menikmati cantik bunganya ( yang berhasil dibungakan oleh penjualnya ) sambil berkhayal suatu hari nanti saya lah yang akan merawatnya hingga berbunga. Sampai meneliti tiap ruas dan daunnya jangan sampai ada seekor semut pun mendatanginya.. Deuh.. sampai segitunya, sama suami aja saya gak begitu-begitu amat.
Namun apa daya, karena terlalu bersemangat memupuk dan menyiram, anggrek saya pun satu persatu berguguran. Ya.. Saya telah " membunuh" mereka.... Saya menyesal juga akhirnya... dan malu sama suami saya... he..he..he... karena udah beli mahal, udah merawatnya seperti bayi, udah melototinya tiap hari... ternyata mati juga. Tapi suami saya "No Comment"... seperti biasa. Itu yang saya suka darinya...he..he..he...
Dan sekarang.. entah dapat ilham dari mana, tiba-tiba saya balikan lagi sama si anggrek 'the beautiful plant'. Dalam hati kecil saya berniat, ini adalah rintisan buat kesibukan nanti kalau saya sudah pensiun, he..he..he... ( padahal pensiunnya insyaalloh masih luamaa buuu...masih 23 tahun lagi...he..he...he... ) Kali ini saya awali dengan memberanikan diri minta anggrek koleksi tetangga. Alhamdulillah dikasih, lalu saya carikan "teman" anggrek itu dengan beli online di tenggerorchid.com tapi yang murah-murah aja dulu. Saya beli Vanda dan Dendrobium seperti saran penjualnya, karena jenis ini tahan cuaca panas seperti di Nganjuk ini. Jadilah sekarang saya punya beberapa anggrek lagi, semoga saya tidak lebih bodoh dari keledai.. eh... maksudnya tidak terjerumus ke lubang yang sama untuk kedua kalinya he..he..he.. Dan saat ini saya memulai perjuangan baru merawat anggrek ini agar tidak mati dan bisa berbunga di tangan saya. Doa saya setiap hari : Ya Alloh semoga saya bisa merawat anggrek-anggrek ini, agar sehat senantiasa dan berbunga dengan cantiknya. Aamiin.... Ini dia penampakan anggrek baru saya...:
Trio dendro dan vanda.
Trio hookeriana, anosmum dan dendro ungu
Ini adalah pohon dendro nudum
Eits.. ini bukan cerita tentang pacaran loh... ini cerita tentang hobi saya yang benar-benar ( bukan ) baru... Apa sih maksudnya? Dulu, 4 tahun lalu saya pernah tertarik menanam anggrek. Bukan buat gaya-gayaan sih, tapi karena saya suka dengan keindahannya dan ingin ikut melestarikan puspa pesona Indonesia. Agar bunga cantik itu tetap lestari sepanjang masa. Kata orang sih anggrek itu bunganya orang yang kelebihan duit, karena harganya memang mahal-mahal, tapi asalkan masih terjangkau kantong saya beli. Sebagai pemula saya awali dengan bunga dewasa yang sudah berbunga dan dari yang murah-murah saja, takut kalau mati dan saya menyesal karena sudah membobol dompet saya. Saya berhasil mengoleksi 8 jenis anggrek : 6 dendrobium aneka warna dan 2 phalaenopsis putih dan ungu.
Bagi pemula yang awam, ternyata memang penuh was-was dan deg-degan, takut salah memberi pupuk, takut salah menyiram, takut salah menempatkan dan segudang takut salah yang lainnya. Setiap hari pagi dan sore, saya selalu menyempatkan diri memelototi anggrek-anggrek saya. Menikmati cantik bunganya ( yang berhasil dibungakan oleh penjualnya ) sambil berkhayal suatu hari nanti saya lah yang akan merawatnya hingga berbunga. Sampai meneliti tiap ruas dan daunnya jangan sampai ada seekor semut pun mendatanginya.. Deuh.. sampai segitunya, sama suami aja saya gak begitu-begitu amat.
Namun apa daya, karena terlalu bersemangat memupuk dan menyiram, anggrek saya pun satu persatu berguguran. Ya.. Saya telah " membunuh" mereka.... Saya menyesal juga akhirnya... dan malu sama suami saya... he..he..he... karena udah beli mahal, udah merawatnya seperti bayi, udah melototinya tiap hari... ternyata mati juga. Tapi suami saya "No Comment"... seperti biasa. Itu yang saya suka darinya...he..he..he...
Dan sekarang.. entah dapat ilham dari mana, tiba-tiba saya balikan lagi sama si anggrek 'the beautiful plant'. Dalam hati kecil saya berniat, ini adalah rintisan buat kesibukan nanti kalau saya sudah pensiun, he..he..he... ( padahal pensiunnya insyaalloh masih luamaa buuu...masih 23 tahun lagi...he..he...he... ) Kali ini saya awali dengan memberanikan diri minta anggrek koleksi tetangga. Alhamdulillah dikasih, lalu saya carikan "teman" anggrek itu dengan beli online di tenggerorchid.com tapi yang murah-murah aja dulu. Saya beli Vanda dan Dendrobium seperti saran penjualnya, karena jenis ini tahan cuaca panas seperti di Nganjuk ini. Jadilah sekarang saya punya beberapa anggrek lagi, semoga saya tidak lebih bodoh dari keledai.. eh... maksudnya tidak terjerumus ke lubang yang sama untuk kedua kalinya he..he..he.. Dan saat ini saya memulai perjuangan baru merawat anggrek ini agar tidak mati dan bisa berbunga di tangan saya. Doa saya setiap hari : Ya Alloh semoga saya bisa merawat anggrek-anggrek ini, agar sehat senantiasa dan berbunga dengan cantiknya. Aamiin.... Ini dia penampakan anggrek baru saya...:
Ini yang pertama kudapat, baru datang langsung berbunga ( semoga ini pertanda dia kerasan dirumahku...)
Trio dendro dan vanda.
Trio hookeriana, anosmum dan dendro ungu
Ini adalah pohon dendro nudum
Sejak awal kedatangannya, si dendro nudum ini sudah membuat saya hilang pengharapan. Apa mungkin saya bisa merawatnya dan membuat dia berbunga? Sedangkan pohon yang gemuk dan sehat saja mati di tangan saya. Tapi saya coba merawatnya dengan rajin menyiram dan memupuk, hasilnya... Alhamdulillah.... Dialah anggrek pertama yang mempersembahkan bunganya untuk saya. Dia prestasi pertama saya merawat anggrek setelah dulu sukses menjadi pembunuh anggrek :'-( ( nyesel.com) And now....Voila this is it..! Dendrobium nudum orchid :
Ada 1 knop bunga lagi bersembunyi di belakangnya
Meski cuma muncul sepasang knop bunga, namun sudah bisa membuat hati ini berbunga-bunga! Ini menyemangati saya untuk membuat dia berbunga lebih banyak lagi di musim berikutnya. Fighting!
Next ....
Dendro ungu, enggak tahu namanya... :-(
Dendro antena keriting warna coklat kuning ungu. Apa ya namanya?
Kamis, 12 April 2012
SADARILAH WAHAI PARA WANITA!
Sebuah peringatan bagi para wanita ( part. I )
Tulisan ini saya buat agar bisa
menjadi perhatian bagi para wanita agar SADARI ( sadar diri ? ) Bukan….
maksudnya adalah agar para wanita sejak dini melakukan pemerikSAan payuDAra
sendiRI, apa manfaatnya? Ya agar kita segera tahu bila ada kelainan atau
keanehan dengan bagian tubuh kita itu. Ini penting, mengingat sekarang ini
begitu banyak kasus kanker payudara yang sudah pada stadium lanjut sehingga terlambat untuk mendapatkan penanganan
dan berujung pada kematian. Hal
itu terjadi karena ketidaktahuan kita akan tanda- tanda yang diberikan
oleh tubuh kita atau ketakutan pada
diri wanita kalau dia divonis kanker oleh dokter. Vonis itu memang bagai kiamat
bagi wanita karena membawa begitu banyak hal akan berubah dari diri wanita baik
dari segi fisik maupun psikologis. Sulitnya pengobatan dan kebangkrutan
finansial adalah hal yang pertama membayangi, karena begitu panjangnya proses
pengobatan dan mahalnya obat untuk penyakit ini.
Saya adalah salah satu orang yang merasakan manfaat dari kegiatan SADARI
ini. Ceritanya, pada tahun 2001 ( saat itu usia saya 22 th. ) setelah saya melahirkan anak saya, saya
merasakan ketidaknyamanan di payudara sebelah kanan saat menyusui. Iseng-iseng
saya meraba dan saya mendapati ada benjolan sebesar ujung jempol, saya panik dan takut, terbayang oleh saya
penyakit kanker yang begitu menakutkan, pikiran saya tertuju pada anak saya
yang saat itu baru berumur 1 tahun
lebih. Bagaimana nasibnya bila saya sakit? Lalu saya ke dokter umum langganan
saya, beliau menyarankan saya untuk konsultasi ke dokter bedah. Singkatnya saya
lalu dioperasi untuk mengangkat benjolan tsb, setelah itu saya merasa nyaman dan berpikir bahwa semua tumor di payudara
saya sudah diangkat.
Namun ternyata saya keliru, tahun
2003 saya kembali menemukan tumor di payudara kiri dengan ukuran sama dengan
yang telah dioperasi dulu. Ya Alloh... Saya sedih dan merasa begitu banyakkah
dosa yang telah saya lakukan hingga saya harus mengalami lagi semua ini? Tapi
semua kesedihan itu saya abaikan, dengan semangat dan gagah berani tanpa banyak
pikir panjang saya pun naik meja operasi lagi, hasil lab menyatakan bahwa
benjolan itu FAM ( tumor jinak ), belakangan saya baru tahu bahwa saya tidak
sendiri. Ada begitu banyak wanita muda di bawah 30 tahun yang juga bernasib
sama seperti saya, bahkan ada yang punya lebih dari satu tumor dalam satu
payudara.
Kini, 6 tahun sudah semua itu berlalu apakah saya sudah terbebas dari tumor itu? Yang mengejutkan adalah.....
Ternyata TIDAK. Tahun 2009 lalu saya kembali memeriksa sendiri kedua payudara
saya, and do you know what? Ada benjolan lagi di payudara kanan dekat bekas
operasi tahun 2001, sedih pasti tapi tak sedalam dulu. Mungkin karena ini sudah
bukan yang pertama kalinya. Untuk meyakinkan kecurigaan tsb, saya mendatangi sebuah
klinik onkologi di Surabaya, saya melakukan USG mammae dan hasilnya ada
beberapa tumor di payudara kiri dan kanan bahkan ada pula kista kecil-kecil
yang jumlahnya juga tidak kalah banyak dari tumornya. Saya sedih dan menangis
namun berusaha ikhlas, mungkin
penyakit inilah yang akan membantu
mengurangi dosa-dosa saya dan salah satu cara Alloh menyayangi saya.
Lalu saya cari informasi banyak-banyak di internet dan memang ternyata FAM
punya kemungkinan akan terus muncul selama wanita masih dalam usia produktif,
selama hormon estrogen masih aktif. Kali ini saya menunda operasi, saya merasa
tidak siap mental juga materi. Ada begitu banyak hal yang menjadi pikiran saya,
saya pun harus menyisihkan waktu dan biaya agar bisa menjalani operasi kali ini.
Dan lagi usia saya sudah 30 tahun lebih, terkadang saya berharap ada keajaiban bahwa kista
dan tumor itu akan mengecil atau hilang dengan sendirinya. Saya pun mencari keajaiban itu dengan mencoba obat
herbal dan herbal cina dengan harga selangit yang banyak diiklankan di media
massa ataupun rekomendasi dari teman. Katanya banyak yang berhasil tapi
sepertinya keampuhannya tidak mempan untuk saya.
Kini doa saya senantiasa agar Alloh berkenan memilihkan waktu yang tepat
buat saya untuk berikhtiar medis bagi kesembuhan saya, memberi kekuatan,
ketabahan, keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur atas apapun yang terjadi dalam
hidup saya. Sebelum semuanya menjadi terlambat, saya tidak ingin berakhir
dengan tragis seperti teman saya yang saya sayangi yang akan saya ceritakan di
part II.
Flashback Memory
Pagi ini, karena akan pergi ke suatu tempat aku melajukan sepeda motorku perlahan menyusuri sepanjang Jalan A. Yani Nganjuk. Tak biasanya aku melajukan motorku perlahan sambil menikmati keramaian sentra bisnis di kota Nganjuk tercinta. Kenangan masa lalu, 13 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya aku mulai mencari nafkah di Kota angin ini satu persatu berlarian di anganku. Dulu... Aku berjalan di tepi trotoar sambil melihat lalu lalang sepeda motor dan mobil dengan sebuah tanya di hati : Apakah suatu hari aku akan menyusuri jalan ini dengan motor seperti mereka ya? Dan ternyata kini tidak terasa aku sudah melakukannya... Sesuatu yang dulu tak pernah kubayangkan akan dapat kulakukan. Bagi orang lain ini mungkin hanyalah hal yang sepele, tapi bagiku ini luar biasa karena mengingat kondisi hidupku saat itu, rasanya gak mungkin bisa beli motor.... he..he..he... And then I found Mario Teguh words :
Sahabat saya yang baik hatinya,
Kenyataan hidup tidak harus seperti yang kita harapkan, asal kita tetap berupaya untuk sampai pada kenyataan yang lebih baik daripada yang kita harapkan.
Itulah yang namanya berharapan baik.
Itulah yang namanya ikhlas.
Dan itulah yang menjadikan kita jiwa-jiwa baik yang dicintai Tuhan.
Mario Teguh - Loving you all as always
He..he..he.. That's really right Mr. MT....Super!
Sahabat saya yang baik hatinya,
Kenyataan hidup tidak harus seperti yang kita harapkan, asal kita tetap berupaya untuk sampai pada kenyataan yang lebih baik daripada yang kita harapkan.
Itulah yang namanya berharapan baik.
Itulah yang namanya ikhlas.
Dan itulah yang menjadikan kita jiwa-jiwa baik yang dicintai Tuhan.
Mario Teguh - Loving you all as always
He..he..he.. That's really right Mr. MT....Super!
Rabu, 16 November 2011
Belajar dari pohon bambu
Sudah 4 bulan ini saya dilanda masalah dan merasa galau, sedih, kecewa... Bila saya menengok kembali kepada kehidupan saya, di setiap awal kehidupan baru saya, selalu ada ujian untuk dilalui. Ketika awal menikah, ayah meninggal dan kini ibu meninggal. Sekarang pun demikian , saya menghadapi ujian yang kali ini tidak hanya bagi saya sendiri tapi juga ujian bagi seluruh keluarga besar almarhum kedua orangtua saya... Bagaimana kami agar bisa menjadi pribadi yang indah, semua akan ditentukan dari bagaimana saya bisa "menjawab soal" dalam ujian ini. Ini yang akan menaik kelaskan saya agar menjadi pribadi yang indah, baik, benar dan mulia. Lalu suatu hari saya dipertemukan dengan pemikiran bapak yang bijaksana, yang pasti kita kenal, Mario Teguh dan seorang penghayat kehidupan, pelayan sesama dan pertapa Gede Prama. Nasehat dan goresan ungkapan mereka mengarahkan hati saya agar tak menuruti emosi negatif dan mengarahkan saya pada perenungan akan makna di balik segala hal yang terjadi pada hidup saya. Berikut ini tulisan Gede Prama yang mengingatkan saya, bahwa semua ini harus saya lalui bila saya ingin menjadi indah dan baik dalam kehidupan ini :
Nyanyian-nyanyian Bambu
Di suatu waktu, bambu di hutan iri dengan nasib baik seruling.
Suaranya dikagumi orang sekaligus mewakili keindahan. Merasakan dalamnya
rasa iri bambu, seruling pun mencoba menjelaskan. “Hai bambu”, demikian
seruling memulai penjelasan. “Dulunya, saya juga bambu seperti kalian.
Sebelum menjadi seruling, kaki saya dipotong golok, badan saya
dihaluskan pisau tajam, yang paling menyakitkan dada saya dilobangi”.
Sejujurnya, demikian juga perjalanan manusia-manusia bercahaya. Tidak
ada diantara mereka yang perjalanannya hanya lurus mulus. Sebagian
nyaris terbunuh (Nelson Mandela), sebagian bahkan benar-benar terbunuh
(Mahatma Gandhi, John Lennon). Tidak adilnya, sejumlah orang mengira
kehidupan mereka tanpa godaan dan cobaan, tiba-tiba sudah mengagumkan di
atas sana.
Inilah yang kemudian dengan mudah membangkitkan rasa iri. Andaikan
banyak orang tahu betapa bahayanya jalan-jalan kehidupan di atas
sana, mungkin sebagian orang akan memilih aman nyaman menjadi
orang biasa. Namun begitulah ciri utama banyak kehidupan, serupa dengan
bahayanya strum listrik, baru percaya setelah pernah kena strum.
Ini yang bisa menjelaskan kenapa nyaris semua anak muda demikian
bersemangat dan bertenaga. Sekolah, kursus, mengikuti aktivitas
organisasi, mencari bea siswa dan segudang kegiatan bertenaga lainnya.
Intinya satu, bila orang bisa kenapa saya tidak. Keyakinan seperti ini
juga yang menyebabkan sejumlah motivator mendorong banyak orang agar
cepat kaya raya. Anthony Robbin sebagai contoh, memberi judul karyanya
dengan Awakening The Giant Within. Membangunkan raksasa yang ada di
dalam diri.
Premis orang di jalan ini jelas sekali. Pertama, tidak ada istilah
tidak bisa. Kedua, kemampuan di dalam sini tidak terbatas. Makanya
disejajarkan dengan raksasa. Ketiga, lebih tinggi kehidupan yang bisa
diraih lebih baik. Dan ternyata, bagi mereka yang sudah menua bijaksana
akan tersenyum penuh pengertian. Dalam kehidupan, ada yang bisa dicapai,
ada yang hanya layak disyukuri. Ada wilayah kehidupan yang bisa digedor
dengan kerja dan usaha. Ada wilayah kehidupan yang hanya menjadi milik
misteri.
Sampai di tingkatan ini, melarang anak muda berusaha keras tentu
bukan pilihan bijaksana. Sebagaimana cemara yang sejuk di gunung, kelapa
yang bertumbuh kokoh di pantai, biarkanlah mereka bertumbuh sesuai
dengan tingkat kedewasaannya. Namun bagi yang sudah menua, disamping
badan sudah berhenti berbau parfum, digantikan oleh bau minyak kayu
putih, mungkin ada gunanya mendengarkan nyanyian-nyanyian bambu.
Coba perhatikan bambu dalam-dalam. Ia kuat dan kokoh tanpa pernah
bisa dicabut angin. Dan alasan utama kenapa bambu kuat karena berakar
kuat ke dalam. Ini berbeda dengan sebagian manusia yang hidupnya lemah
dan keropos, terutama karena berakar ke luar (pangkat, kekayaan). Ini
memberi inspirasi, belajarlah bertumbuh dengan berakar ke dalam. Ke
dalam persahabatan dan rasa syukur atas berkah kehidupan.
Kedua, bambu senantiasa segar di segala musim. Ini berbeda dengan
kebanyakan manusia yang hanya segar bila punya uang, naik pangkat,
dipuji. Dan karena tidak ada kehidupan yang selalu kaya dan bahagia,
maka layak direnungkan untuk belajar indah di setiap langkah. Kaya indah
karena banyak yang bisa dibantu dengan kekayaan. Miskin juga indah,
karena melalui kemiskinan manusia tidak perlu takut kehilangan. Naik
pangkat indah karena penuh pujian. Pensiun juga indah. Berlimpah waktu
yang tersedia untuk diamalkan.
Nyanyian bambu yang ketiga, setelah tinggi bambu merunduk rendah
hati. Siapa saja yang setelah tinggi kemudian tinggi hati, ia sedang
menabung untuk keruntuhannya di kemudian hari. Dan puncak cerita bambu,
ketika bambu dibelah di dalamnya kosong.
Bila boleh jujur, kenapa banyak kehidupan mudah stres, marah,
tersinggung, karena di dalamnya penuh berisi. Dari harga diri, kekayaan,
sampai status sosial. Sehingga begitu ada orang yang berperilaku
berbeda dari yang diharapkan, godaan untuk marah mudah muncul. Dan bambu
mengajarkan, semua yang hebat-hebat yang membuat manusia mudah marah,
suatu hari akan berakhir dengan kekosongan.
Uniknya kekosongan, begitu ia muncul secara alamiah akan membawa
pelayanan di belakangnya. Ia sesederhana air yang membawa basah, api
yang membawa panas. Persis seperti bambu, di dalamnya memang kosong
tetapi terus menerus melayani kehidupan dengan berbagi kesegaran di
segala musim.
Kutipan nasehat lainnya :
Kutipan nasehat lainnya :
”Sadari saja ketika emosi negatif muncul, tidak usah bereaksi”, begitu
nasehat seorang guru meditasi. Begitu emosi negatif diterangi kesadaran
bahwa kita semua ingin bahagia tidak mau menderita, ia memunculkan rasa lapar
untuk menyayangi. Terutama karena kasih sayanglah yang membuat manusia
berbahagia. Ada
yang mengeluh bahwa kemarahan tidak menghilang kendati sudah berdoa. Ini tentu
bisa dimaklumi, karena manusia sudah lama sekali dalam kegelapan. Sehingga
diperlukan praktek kesadaran yang kuat dan kokoh sekali agar semua
kegelapan menghilang. Ia bisa selesai sepuluh tahun, dua
puluh tahun atau malah lebih. Bukan lamanya yang penting, namun sudah masuk ke
dalam arus kesadaran, itu pun sudah layak disyukuri.
Perhatikan apa yang ditulis Ezra Bayda dalam At Home In The Muddy Water: “May we exist like a lotus. At home in the muddy water. Thus we bow to life as it is”. Guru-guru dengan latihan mendalam juga mengalami naik-turun (sehat-sakit, dipuji-dicaci dst), namun apa pun yang terjadi dalam kehidupan tidak tersentuh. Persis seperti bunga Padma. Di air tapi tidak basah, di lumpur namun tidak kotor. Sebaliknya malah bertumbuh dan mekar di lumpur. Ini yang membuat mereka bisa membungkuk hormat kepada kehidupan apa adanya.
Perhatikan apa yang ditulis Ezra Bayda dalam At Home In The Muddy Water: “May we exist like a lotus. At home in the muddy water. Thus we bow to life as it is”. Guru-guru dengan latihan mendalam juga mengalami naik-turun (sehat-sakit, dipuji-dicaci dst), namun apa pun yang terjadi dalam kehidupan tidak tersentuh. Persis seperti bunga Padma. Di air tapi tidak basah, di lumpur namun tidak kotor. Sebaliknya malah bertumbuh dan mekar di lumpur. Ini yang membuat mereka bisa membungkuk hormat kepada kehidupan apa adanya.
Kebahagiaan memang menawan, tetapi ia tidak
mengajarkan apa-apa. Kesedihan memang menakutkan, tetap teramat banyak manusia
yang bercahaya hidupnya karena melewati segunung kesedihan.
Mario Teguh :
Mario Teguh :
Pak Mario, kapan semua masalah saya ini selesai? Adik saya
yang baik hatinya, Ijinkanlah saya mengingatkan dengan yang telah saya
sampaikan sebelumnya ... "Rencana Tuhan selalu berakhir dengan
kebaikan." Mohon Anda mengulanginya bersama saya: "Rencana Tuhan
selalu berakhir dengan kebaikan." Sehingga, Jika yang sedang Anda alami sekarang belum baik, berarti itu bukan akhir.
Jika keadaan Anda sekarang masih sulit, menggalaukan, dan penuh sakit hati,
berarti itu belum selesai. Bertahanlah. Teruslah berupaya. "Rencana Tuhan
selalu berakhir dengan kebaikan." Mario Teguh
Terima kasih Pak Gede.... Terima kasih Pak Mario....
Sabtu, 15 Oktober 2011
Sugeng ambal warso....CHukahamnida....Happy Birthday...
Ulang Tahun Pertama Blog Saya......
Ya.... Alloh..... Alhamdulillah ya? ( lebay ala Teteh Syahrini :D ) Gak terasa blog saya sudah 1 tahun umurnya....... Hmmm.... tapi belum jadi "sesuatu".
Oktober....
Begitu cepatnya waktu berlari mengiringi bumi yang terus bergerak dan berputar, ya... Oktober adalah bulan saat saya pertama kali mencoba menuangkan uneg-uneg saya lewat diari dunia maya. Sebenarnya tidak bisa dibilang diari juga sih karena saya ngisinya juga gak setiap hari bahkan cuma setahun sekali. He...he...he... malesnya itu lho gak ketulungan.
Begitu banyak hal sudah terlewati dan hanya direkam di angan yang kapasitasnya terbatas, akhirnya ya sering lupa ( apa karena faktor usia yang makin tua ya..? ), mau nulis di blog ya gak sempat..... Maklum sibuk... ( halah alasan...?! ).
Apapun bentuknya, meski gak ada tamunya, gak ada istimewanya, semoga blog saya yang sederhana ini bisa menjadi ajang buat saya mengumbar uneg-uneg saya tanpa menyebabkan orang lain kecewa. Ke depannya saya harus memotivasi diri saya untuk rajin-rajin nulis, belajar menulis dan menuangkan ide, ya itung-itung buat olahraga jempol lah...
Happy 1st anniversay ya blog..... Jayalah terus di udara......
Apapun bentuknya, meski gak ada tamunya, gak ada istimewanya, semoga blog saya yang sederhana ini bisa menjadi ajang buat saya mengumbar uneg-uneg saya tanpa menyebabkan orang lain kecewa. Ke depannya saya harus memotivasi diri saya untuk rajin-rajin nulis, belajar menulis dan menuangkan ide, ya itung-itung buat olahraga jempol lah...
Happy 1st anniversay ya blog..... Jayalah terus di udara......
Jumat, 22 Oktober 2010
Catatan Wanita : Saat pertama nge-blog
Seringkali saya merasa "kok saya cengeng banget ya?" Nonton film sedih nangis, lihat orang sedih dan menderita nangis, lihat kucing saya mati pun nangis kayak kehilangan orang yang terkasih. Duh! Lalu pada suatu hari saya baca artikel online di conectique.com :
Cinta Ada Di Mata Perempuan
So inspiring... He...he...he... kok kayaknya jadi pembenar buat saya ya bahwa "hobi" nangis ini emang "kebiasaan" yang tidak boleh ditingalkan .
Cinta Ada Di Mata Perempuan
Seorang anak laki-laki kecil bertanya pada ibunya "Mengapa ibu menangis?" "Karena aku perempuan," jawab ibu. "Aku tidak mengerti", kata anak laki-laki itu. Ibu lalu memeluk anaknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti". Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?" "Semua perempuan menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya. Anak itu pun tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, dan ia tetap ingin tahu mengapa perempuan menangis. Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan bertanya, "Tuhan, mengapa perempuan sangat mudah menangis?" Tuhan berkata: "Ketika Aku menciptakan perempuan, ia diharuskan untuk menjadi sosok yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, cukup lembut untuk memberikan kenyamanan. Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya. "Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh. "Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya. "Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalan dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya. "Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakitinya, tetapi kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu. "Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan. "Kau tahu, kecantikan perempuan bukanlah pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau cara ia menata rambutnya. "Kecantikan perempuan harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat cinta berada." |
So inspiring... He...he...he... kok kayaknya jadi pembenar buat saya ya bahwa "hobi" nangis ini emang "kebiasaan" yang tidak boleh ditingalkan .
Langganan:
Postingan (Atom)















